SuaraRakyatGutomo - menerima konfirmasi bahwa pelebaran lapangan Silawe yang digarap pekan lalu termasuk projek besar Rismag yang tidak disangka-sangka karena menelan biaya sebesar Rp 16.346.000,00. Dana sebesar itu tentu membuat siapa saja bertanya-tanya, terlebih alat berat Eskafator yang mustahil bersedia di bayar hanya dengan 16 Juta.
Menurut informasi dari Eno selaku mantan ketua Rismag mengatakan ;"Kebetulan ada proyek penebangan Karet di Karetan kulon, lalu di antara Bang Senen dan kang kaeni mencoba mengambil kesempatan baik ini untuk menyewa Eskafator milik Riswud (Mantan DPR), tentunya dengan biaya yang bersahabat. Singkat cerita setelah mencapai kesepakatan pihak Rismag & Riswud dicarilah dana tersebut melalu penebasan sengon yang di garap oleh bang.Kirman (seksi Olahraga Rismag) berlokasi di tanah pinggir lapangan.
Penebasan sengon menghasilkan dana sebesar Rp 23.779.400. Dana tersebut sebagian untuk digunakan membiayai pelebaran lapangan, dan sisanya adalah hak dividen Bang Kirman selaku pemilik saham".
Informasi lain berkaitan dengan pembangunn Aula;
"laporan sementara perbelanjaan Aula sebesar Rp 2.766.000,00, meliputi keramik 45 dus, semen 3 sak, pasir 1 kol, ember 2 buah", ujar Bang Senen selaku narasumber sekaligus penasehat Rismag.
"laporan sementara perbelanjaan Aula sebesar Rp 2.766.000,00, meliputi keramik 45 dus, semen 3 sak, pasir 1 kol, ember 2 buah", ujar Bang Senen selaku narasumber sekaligus penasehat Rismag.
Dengan selesainya pembangunan Aula Remaja nanti, semoga tempat ini siap digunakan pada diskusi rutin Hari Raya untuk sebuah misi & visi baru Rismag.
Budayakan memungut informasi dari narasumber terbaik. suararakyatgutomo media berita warga Gutomo.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar