Selasa, 21 Maret 2017



Pemuda Yang Ingin Kembali ke Jalan Allah



Rismag, 22 Maret 2017
Oleh: Asy Syaikh DR. Shalih bin Fauzan Al Fauzan

"Saya adalah seorang pemuda yang ingin bertaubat, kembali ke jalan Allah. Apa yang harus saya lakukan agar bisa menjauh dari perbuatan maksiat?"
Bertaubat kepada Allah adalah perkara yang wajib, demikian juga bersegera dalam taubat adalah perkara yang wajib. Tidak boleh mengakhirkan taubat sampai terlambat, karena seseorang tidak tahu kapan maut menjemputnya.
Allah ta’ala berfirman;
{إِنَّمَا التَّوْبَةُ عَلَى اللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السُّوَءَ بِجَهَالَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِن قَرِيبٍ فَأُوْلَـئِكَ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ}
“Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kebodohan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang taubatnya diterima Allah.” (An Nisa: 17)
Dan Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda;
(أتبِعِ السَّيِّئة الحسنة تَمحُها)
“Ikutilah kejelekan dengan kebaikan, dia akan menghapuskan kejelekan itu.” (HR. At Tirmidzi dalam Sunannya [6/204], dari hadits Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu)

Mengikuti kebaikan di sini maknanya adalah bersegera, karena termasuk dari adab taubat adalah bersegera dan tidak mengakhirkannya.
Demikian juga jika anda bertaubat kepada Allah, hendaknya anda menjauhi sebab-sebab yang dapat menjerumuskan diri anda ke dalam perbuatan dosa. Berhati-hatilah dalam mencari teman berkehidupan, hindari media yang kerap hanya membuat keras hati anda. Karena merekalah yang sesungguhnya  menyebabkan anda terjerumus ke dalam dosa-dosa. 
seorang pemuda Desa Gutomo berkata;
"Jika hidup hanya di antara 100 tahun sementara akhirat adalah kekekalan, relakah kita menukarnya dengan dosa atas kebodohan yang tidak kita ketahui lantaran enggan mencari tahu?, tentu ini kerugian yang besar".
Jika suatu saat anda mulai mengerti, betapa sia-sianya kesibukan anda di Dunia, segeralah kembali kepada orang-orang yang shalih, duduklah bersama mereka, hadirlah di majelis-majelis ilmu, bersegera datang ke masjid, perbanyak membaca Al Qur’an dan menelaah kandunganya , senantiasa berzikir kepada Allah subhanahu wata’ala. Inilah yang sepantasnya diperbuat oleh seseorang  yang bertaubat kepada Allah: menjauhi segala sebab kemaksiatan, dan mendekatkan diri dengan perkara-perkara yang baik serta sebab-sebab keta’atan. Tidak ada kesia-siaan untuk bersegera bertaubat dalam usia muda, sesungguhnya hitungan Allah sangat terperinci.

قَالَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ، فِي ظِلِّهِ، يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ، الْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ، وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ، وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ، اجْتَمَعَا عَلَيْهِ، وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ، وَرَجُلٌ طَلَبَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ، وَجَمَالٍ، فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ، وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ أَخْفَى، حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا، فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ.
(صحيح البخاري)
Sabda Rasulullah saw :
“Tujuh Golongan yg dinaungi Allah dihari kiamat yg tiada tempat berteduh selain diizinkan-Nya SWT, Pemimpin yang Adil, dan pemuda yg tumbuh dengan beribadah pd Tuhannya, dan orang yg mencintai masjid masjid, dan dua orang yg saling menyayangi karena Allah, bersatu karena Allah dan berpisah karena Allah, dan orang yg diajak berbuat hina oleh wanita cantik dan kaya namun ia berkata : Aku Takut pd Allah, dan pria yg sedekah dg sembunyi2, dan orang yg ketika mengingat Allah dalam kesendirian berlinang airmatanya” (Shahih Bukhari)
Mari kembali mengisi masjid-masjid dan menjadikannya sebagai rumah terbaik diantara kesibukan Dunia. Sesungguhnya hanya kepada-Nya kita akan kembali. 
Rismag 1990 for Masjid Al-Muqaromah
Sumber: Al Muntaqa min Fatawa Asy Syaikh Al Fau
zan, Jilid I, no 168

Pelebaran Lapangan Projek Besar Rismag Tahun Ini?



SuaraRakyatGutomo - menerima konfirmasi bahwa pelebaran lapangan Silawe yang digarap pekan lalu termasuk projek besar Rismag yang tidak disangka-sangka karena menelan biaya sebesar Rp 16.346.000,00. Dana sebesar itu tentu membuat siapa saja bertanya-tanya, terlebih alat berat Eskafator yang mustahil bersedia di bayar hanya dengan 16 Juta. 


Menurut informasi dari Eno selaku mantan ketua Rismag mengatakan ;"Kebetulan ada proyek penebangan Karet di Karetan kulon, lalu di antara Bang Senen dan kang kaeni mencoba mengambil kesempatan baik ini untuk menyewa Eskafator milik Riswud (Mantan DPR), tentunya dengan biaya yang bersahabat. Singkat cerita setelah mencapai kesepakatan pihak Rismag & Riswud dicarilah dana tersebut melalu penebasan sengon yang di garap oleh bang.Kirman (seksi Olahraga Rismag) berlokasi di tanah pinggir lapangan. 
Penebasan sengon menghasilkan dana sebesar Rp 23.779.400. Dana tersebut sebagian untuk digunakan membiayai pelebaran lapangan, dan sisanya adalah hak dividen Bang Kirman selaku pemilik saham".

Informasi lain berkaitan dengan pembangunn Aula; 
"laporan sementara perbelanjaan Aula sebesar Rp 2.766.000,00, meliputi keramik 45 dus, semen 3 sak, pasir 1 kol, ember 2 buah", ujar Bang Senen selaku narasumber sekaligus penasehat Rismag.

Dengan selesainya pembangunan Aula Remaja nanti, semoga tempat ini siap digunakan pada diskusi rutin Hari Raya untuk sebuah misi & visi baru Rismag.

Budayakan memungut informasi dari narasumber terbaik. suararakyatgutomo media berita warga Gutomo. 

Minggu, 19 Maret 2017

Pekerjaan Lapangan Selesai, Besok Pembangunan Aula Di Lanjutkan!


"Mulai besok Aula di lanjutkan", Ujar Eno pada Minggu (19/03) mantan ketua Rismag. Diharapkan kekuatan yang ada bisa ikut berpartisipasi  dan mau bergotong royong meneruskan kembali projek pembangunan Aula Remaja.

Meski saat ini perkembangan Rismag terlihat sedang mencolok, namun nyatanya dukungan peran remaja tidak semua mengarah ke organisasi ini, hanya internalnya saja. Mungkin disebabkan oleh berbagai faktor, semisal, pengetahuan dan keseganan, yang walau bagaimanapun segala progam selalu diarahkan kepada kehidupan sosial mereka sendiri. Seperti pembuatan sarana olahraga yang baru-baru ini digarap. Lapangan sepak bola. Mungkin banyak yang berfikir, bahwa pembuatan lapangan pada era ini dinikmati oleh remaja saat ini, padahal fasilitas ini pun akan digunakan oleh generasi berikutnya, atau anak, cucu mereka. Bahkan fasilitas ini pun mendukung pemanfataan kas organisasi yang setiap saat bisa disewakan untuk kepentingan umum seperti universitas, ataupun Sekolah Menengah, yang setiap kali menyewa untuk perkemahan.

Sangat disayangkan, apabila generasi saat ini hanya diam pasif disaat organisasi mulai berkembang kejalur yang lebih mutualitas. Begitu pula Aula Remaja yang diharapkan menjadi tempat pelopor revolusi mental remaja saat ini, yang seharusnya mendapat dukungan penuh oleh berbagai segmen. Nantinya tempat ini dapat dimanfaatkan secara central, seperti, edukasi, keagamaan, ataupun forum diskusi remaja. Dengan demikian, berbagai faktor yang mengancam keeksistensian remaja dapat terkendali, walau tidak sepenuhnya.
Mari budayakan bergotong royong untuk kemajuan Desa sendiri.